Minggu, 01 November 2020

khusus widya :*

 

TEKNIK PENGUMPULAN DATA DALAM PENELITIAN

 

 

Dosen Pengampu: Dr. Maulida Hayatina, M.Pd

 

 

 

 

 

 

 


Dosen Pengampu:

Dr. Maulida Hayatina, M.Pd

 

 

 

 

Disusun oleh:

Fariz Zulkarnain         18.12.4459

Taufik Hidayat           18.12.4623

Djamiatul Husna         18.12.4452

 

 

 

 

FAKULTAS TARBIYAH

PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM MARTAPURA

2020


KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rezeki dan barokah-Nya yang karena ridho-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah metode penelitian ini yang berjudul “Teknik Pengumpulan Data Dalam Penelitian”.

 

Dalam kesempatan kali ini, kami mengucapkan terimakasih terhadap teman-teman yang sudah membantu proses penyelesaian makalah ini terutama kepada dosen pengampu yang telah bersedia membimbing dan tetap memberikan materi / ilmu – ilmu baru di perkuliahan online pada masa pandemi ini serta teman – teman yang telah banyak membantu.

 

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih sangat jauh dari kata sempurna. Untuk itu, kritik dan saran sangat penulis harapkan demi kesempurnaan makalah ini agar menjadi lebih baik dan dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

 

                                                                          9 Oktober 2020

 

 

 

    Penulis

DAFTAR ISI

 

 

KATA PENGANTAR.. i

DAFTAR ISI ii

DAFTAR TABEL. iii

DAFTAR GAMBAR.. iv

BAB I 1

PENDAHULUAN.. 1

1.1 Latar Belakang. 1

1.3 Tujuan. 2

1.4 Manfaat 2

BAB II 3

PEMBAHASAN.. 3

2.1 Definisi Teknik Pengumpulan Data. 3

2.2 Metode Pengumpulan Data. 3

2.3 Kisi – Kisi Teknik Pengumpulan Data. 6

BAB III 10

PENUTUP. 10

3.1      Kesimpulan. 10

DAFTAR PUSTAKA.. 11

 

 

 


 

DAFTAR TABEL

Tabel 1       Klasifikasi Data Nominal....................................................    4

Tabel 2       Data Ordinal Makanan Kesukaan .......................................    4


DAFTAR GAMBAR

 

Gambar 1      Kegiatan Observasi di Lahan Persawahan .........................  7

Gambar 2      Kegiatan Wawancara ..........................................................  8

Gambar 3      Contoh Angket (Kuisioner) Tentang Minat Siswa............. 9


BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1 Latar Belakang

Data merupakan sesuatu yang belum memiliki arti bagi penerimanya dan masih membutuhkan adanya suatu pengolahan.[1] Biasanya, data memiliki berbagai bentuk seperti gambar, huruf, suara, bahasa, angka, keadaan dan simbol. Data kerap kali digunakan untuk menentukan suatu hal. Seperti pada penelitian, penelitian dapat berjalan dengan baik apabila seluruh komponennya dapat terpenuhi. Salah satunya yakni dalam hal pengumpulan data.[2] Proses pengumpulan data harus sangat diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan dan membuat proses penganalisaan menjadi lebih sulit. Proses pengumpulan data yang salah juga dapat menyebabkan hasil penelitian dan kesimpulan yang didapat menjadi rancu.  Berbeda penelitian biasanya berbeda pula cara pengumpulan datanya. Hal tersebut disebabkan oleh proses pengolahannya yang juga berbeda, tergantung jenis penelitian yang hendak diteliti. Secara umum, pengumpulan data kualitatif tentu berbeda dengan pengumpulan data kuantitatif.[3] Pun demikian dengan pengumpulan data statistik dan analisis.

   Dalam mengumpulkan data, haruslah mengikuti langkah – langkah atau prosedur yang sesuai sehingga tidak sembarang mengambil data. Hal ini dilakukan guna mendapatkan hasil data yang akurat. Sebelum melakukan penelitian, peneliti haruslah memiliki suatu dugaan atau hipotesa yang terkait dengan kajian yang digunakan.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, dapat ditarik rumusan permasalahan yakni sebagai berikut:

1.   Apa yang dimaksud dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian?

2.   Bagaimana cara mengumpulkan data berdasarkan jenis data?

3.   Apa saja kisi – kisi pada teknik pengumpulan data dalam penelitian?

1.3 Tujuan

Tujuan dari pembuatan makalah anatomi sistem fonasi ini adalah:

1.       Menambah wawasan tentang teknik pengumpulan data.

2.       Mengetahui pengertian dari teknik pengumpulan data.

3.       Memperluas pengetahuan mengenai cara pengumpulan data berdasarkan jenis data.

4.       Mengetahui kisi – kisi dan contoh dari teknik pengumpulan data pada suatu penelitian

5.       Memenuhi persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata kuliah metodologi penelitian

 

1.4 Manfaat

Manfaat yang ingin dicapai dari pembuatan makalah anatomi sistemi fonasi ini adalah:

1.       Memperoleh ilmu baru.

2.       Dapat membuka wawasan lebih besar terkait teknik pengumpulan data.


 

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Definisi Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data merupakan suatu cara yang digunakan oleh peneliti guna mengumpulkan data yang dibutuhkan terkait permasalahan dari penelitian yang dilakukan. Teknik pengumpulan data haruslah memperhatikan instrumen terkait. Biasanya, data dikumpulkan melalui angket, wawancara, pengamatan, ujian, dokumentasi dan lain sebagainya sesuai dengan kebutuhan data yang dibutuhkan oleh peneliti.[4] Teknik pengumpulan data merupakan hal yang sangat penting karena sangat berpengaruh pada sebuah proses analisis data serta penarikan kesimpulan dari suatu penelitian.

Dalam pengumpulan data, seorang peneliti harus memiliki dugaan yang disebut dengan hipotesa yang nantinya akan dibuktikan oleh peneliti secara empiris melalui penelitian yang dilakukan.

2.2 Metode Pengumpulan Data

Cara mengumpulkan data yang valid dan akurat dapat ditinjau dari skala data maupun metodologi penelitiannya. Pada skala data, jenis data dibagi menjadi empat bagian yakni nominal, ordinal, interval dan rasio. Sedangkan berdasarkan metodenya, pengumpulan data dibagi menjadi dua bagian yakni metode kualitatif dan metode kuantitatif.[5]

A.      Jenis Data

-        Nominal

Data nominal merupakan data skala nominal yang diperoleh dengan cara melakukan klasifikasi atau kategorisasi. Sebagai contoh, suatu jenis pekerjaan diklasifikasikan dalam tabel sebagai berikut :

Tabel.1 Klasifikasi Data Nominal

No

Jenis Pekerjaan

1

2

3

1.

Pegawai Negeri

ü

 

 

2.

Pegawai Swasta

 

ü

 

3.

Wiraswata

 

 

ü

 

Data nominal memiliki sifat posisi data sementara. Pada tabel diatas dapat dikatakan bahwa pegawai negeri tidak lebih tinggi atau lebih rendah dari pegawai swasta. Angka pada tabel tersebut digunakan sebagai simbol untuk membedakan kategori pekerjaan, bukan memberi maksud kuantitatif ataupun sebagai perbedaan.

 

-        Ordinal

Data ordinal adalah data yang didapatkan dari kategorisasi maupun klasifikasi namun diantara data – data tersebut masih saling berhubungan. Sebagai contoh, data ordinal dapat ditunjukkan pada tabel berikut :

 

Tabel.2 Data Ordinal Makanan Kesukaan

Data

Skala

Keterangan

Bakso

5

1 = Sangat Tidak Suka

Siomay

3

2 = Tidak Suka

Pempek

4

3 = Cukup Suka

Batagor

1

4 = Suka

 Sate

2

5 = Sangat Suka

 

Dari tabel diatas, analisis terhadap urutan data tersebut menunjukkan bahwa seseorang memiliki tingkat kesukaan yang tinggi pada jenis makanan bakso daripada siomay. Namun, siomay memiliki tingkat kesukaan lebih rendah dibandingkan pempek. Begitulah ciri dari data ordinal, yakni posisi data tidak setara.

 

-        Interval

Data interval adalah suatu data yang diperoleh dengan melakukan pengukuran yang mana jarak antar dua titik pada skala sudah diketahui. Data interval memiliki ciri yakni tidak adanya klasifikasi dan bisa dilakukan operasi matematika. Contoh dari pengumpulan data jenis interval ini yakni pada temperature ruangan yang bisa diukur dengan ukuran celcius dan fahrenheit dalam skala masing – masing. Pada air membeku dan mendidih, dalam skala celcius menunjukan 0 – 100oC. Jaraknya jelas yakni 100 – 0 = 100. Sedangkan dalam skala fahrenheit, air membeku dan mendidih terletak pada suhu 32 – 212oF. Jaraknya juga jelas, yakni 212 – 32 = 180.

 

-        Rasio

Data berskala rasio merupakan suatu data yang didapatkan dengan melakukan pengukuran yang mana jarak dua titik pada skala telah diketahui dan memiliki titik 0 yang bulat. Cirinya yakni tidak ada pengklasifikasian dan bisa dilakukan operasi matematika. Contohnya yakni pada jumlah buku di kelas. Apabila terdapat 7 buku, berarti 7 buku. Jika 0 berarti tidak ada buku (absolut/ bulat).

B.      Metode Penelitian

-        Metode Kualitatif

Pengumpulan data berdasarkan metode kualitatif menyajikan data dalam bentuk kata – kata (tulisan), gambar, audio atau video. Data – data tersebut didapatkan dari hasil pengamatan, perekaman, wawancara, pemotretan dan lain sebagainya. Data kualitatif merupakan data yang bukan bilangan angka sehingga tidak dianalisis menggunakan ilmu statistik.

-        Metode Kuantitatif

Pengumpulan data berdasarkan metode kuantitatif menyajikan data dalam bentuk angka.[6] Data kuantitatif diolah dan dianalisis menggunakan ilmu statistik (statistika). Data kuantitatif dibagi menjadi dua bagian yakni data numerik (data nominal dan data ordinal) dan data kategorik (data interval dan data rasio).

2.3 Kisi – Kisi Teknik Pengumpulan Data

Penyusunan kisi – kisi instrument penelitian dilakukan setelah peneliti menentukan hipotesa atau dugaan pada penelitian yang akan dilakukannya. Penyusunan butir – butir instrument bersifat mengukur dan bersifat menghimpun. Beberapa teknik pengumpulan data dilakukan dengan berbagai cara, seperti :

-        Observasi

Observasi (pengamatan) merupakan teknik mengumpulkan data dengan mengadakan pengamatan pada kegiatan yang sedang berlangsung. Observasi dilakukan secara partisipatif (pengamat ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung) dan non partisipatif (pengamat tidak ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung). Secara umum, observasi memiliki tiga ciri yakni objektif, faktual dan sistematik. Selain itu terdapat tujuan yang akan dicapai ketika melakukan observasi berupa informasi tentang kesimpulan hasil observasi mengenai obyek yang diamati.[7]

Gambar.1 Kegiatan Observasi di Lokasi Persawahan (sumber: google)

 

-        Dokumentasi

Dokumentasi merupakan aktivitas dalam melakukan pengumpulan data guna mendapatkan keterangan pengetahuan dan bukti yang akurat. Kegiatan dokumentasi berfungsi sebagai sarana penyedia informasi, alat bukti yang akurat mengenai keterangan dokumen, dan memberikan keotentikan informasi dan data yang ada dalam dokumen.

 

-        Wawancara

Wawancara (interview) adalah suatu bentuk teknik pengumpulan data yang kerap digunakan dalam penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Pelaksanaannya dilaksanakan secara lisan dan bertatap muka langsung dengan narasumber. Biasanya wawancara dilakukan secara berkelompok namun ada juga yang secara individual.

Description: C:\Users\acer\Pictures\images.jpeg.jpg

Gambar.2 Kegiatan Wawancara (sumber: google)

 

-        Test

Teknik pengumpulan data berupa test merupakan teknik yang biasa digunakan peneliti dengan cara meminta responden mengisi suatu form yang telah disediakan. Form yang dimaksud seringkali berupa angket atau kuisioner. Angket merupakan instrument atau alat yang pengumpulan datanya berisi pertanyaan atau pernyataan yang wajib dijawab.

Gambar.3 Contoh Angket (kuisioner) Tentang Minat Siswa (sumber: google)

 


 

BAB III

PENUTUP

 

3.1  Kesimpulan

Teknik pengumpulan data merupakan teknik yang digunakan peneliti guna mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam berbagai bentuk seperti angket, wawancara, pengamatan, ujian, dokumentasi dan lain sebagainya yang dilakukan setelah peneliti menentukan hipotesanya. Teknik pengumpulan data merupakan hal yang penting karena sangat berpengaruh pada proses analisis data serta penarikan kesimpulan dari suatu penelitian.

Terdapat berbagai cara dalam mengumpulkan data. Berdasarkan jenisnya, data dapat dikumpulkan dalam empat bentuk yakni nominal (data yang didapat dari pengklasifikasian dan memiliki posisi setara), ordinal (data yang didapat dari pengklasifikasian dan memiliki posisi tidak setara), interval (data yang didapat dari pengukuran dan memiliki jarak) serta rasio (data yang didapat dari pengukuran dan bersifat absolut). Sedangkan berdasarkan metodenya, pengumpulan data dibagi menjadi dua bagian yakni metode kuantitatif (data berupa tulisan, audio, video) dan metode kualitatif (data berupa angka).

Teknik pengumpulan data harus memperhatikan kisi – kisi dan instrument terkait sehingga bisa mendapat data yang valid. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan menerapkan suatu metode seperti observasi, dokumentasi, wawancara, dan test guna mendapatkan data yang dibutuhkan.

 

 


 

DAFTAR PUSTAKA

Anggito, Albi , Setiawan Johan. 2018. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

 

 

Hasanah, H. 2017. Teknik – Teknik Observasi (sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu – Ilmu Sosial). At-Taqaddum.

 

 

Kristanto, V. H. 2018. Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Yogyakarta: CV Budi Utama.

 

 

Leavy, Patricia. 2017. Research Design: Quantitative, Qualitative, Mixed Methods, Art Based, and Community-Based Participatory Research Approaches. New York: The Guildford Press.

 

 

Solimun, dkk. 2018. Metodologi Penelitian Kuantitatif Perspektif Sistem. Malang. Tim UB Press

 

 

Siyoto, Sandu. 2015. Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.

 

 

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

 

 

 

 



[1] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif dan R&D, (Bandung: Alfabeta, 2017) hlm. 8-12.

[2] Sandu Siyoto dan Ali Sodik, Dasar Metodologi Penelitian, (Yogyakarta: Literasi Media Publishing, 2015), hlm. 10-12.

[3] Albi Anggito dan Johan Setiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif, (Sukabumi: CV Jejak, 2018), hlm. 15.

 

[4] Vigih Hery Kristanto, Metodologi Penelitian Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI), (Yogyakarta: CV Budi Utama, 2018), hlm. 12.

 

[5] Patricia Leavy, Research Design Quantitative, Qualitative, Mixed Methods, Arts-Based, and Community-Based Participatory Research Approaches, (New York: The Guilford Press, 2017), page 57-59.

[6] Solimun dkk, Metodologi Penelitian Kuantitatif Perspektif Sistem: Mengungkap Novelly dan Memenuhi Validitas Penelitian, (Malang: UB Press, 2018), hlm. 15.

[7] Hasanah dan Hasyim, TEKNIK-TEKNIK OBSERVASI (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-ilmu Sosial), Jurnal at-Taqaddum, Vol. 8, No. 1, Juli 2016, hlm.

1 komentar:

  1. Dalam melakukan penelitian menggunakan metode kualitatif, berapa instrumen yang dapat kita gunakan untuk pengambilan data dan apakah pemilihan sample dalam penelitian kualitatif itu secara random atau tidak?

    Terima kasih

    BalasHapus